Estimasi Biaya Pengiriman
Rp7.200 - Rp20.000
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jabodetabek, Banten, Jabar, & Jatim dengan minimum pembelian Rp200.000.
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Ketebalan dan kelengkungan bibir gelas (rim) menentukan aliran cairan ke palet lidah serta konsentrasi aroma. Gelas dengan bibir tipis dan desain tapered memaksimalkan pengalaman sensorik pelanggan terhadap profil rasa minuman, meningkatkan nilai jual produk (perceived value) di mata konsumen segmen menengah ke atas.
Material borosilikat pada HARIO Sake Bottle and Chic memiliki koefisien muai panas sangat rendah, memungkinkannya dipanaskan dalam microwave atau direndam air panas untuk penyajian sake hangat (Atsukan). Fleksibilitas ini mengurangi kebutuhan investasi pada dua jenis wadah berbeda untuk menu panas dan dingin.
Glassware (Kaca & Kristal): Material paling umum untuk wine, koktail, dan sake dingin.
Sake Glass: Didesain transparan dan tipis, seperti ADERIA Taste Glass atau Toyo-Sasaki Glass Sake Cups. Bentuknya yang menyerupai tulip atau lurus bertujuan untuk mengarahkan aroma sake langsung ke hidung.
Stemware (Wine & Cocktail): Memiliki variasi bentuk bowl. Mangkuk lebar pada gelas red wine bertujuan memperluas area oksidasi, sedangkan coupe pada gelas koktail melebar untuk menahan hiasan (garnish) tanpa tenggelam.
Traditional Earthware & Ceramics (Keramik & Tembikar): Digunakan untuk menjaga suhu minuman panas atau memberikan estetika tradisional.
Guinomi & Ochoko: Cangkir kecil untuk sake, seperti Ms Japan Snake Eye Sake Cup. Motif cincin biru di dasar cangkir putih (janome) berfungsi teknis untuk memeriksa kejernihan (clarity) dan kekeruhan sake oleh sommelier.
Tokkuri (Carafe): Botol penyaji seperti TKG Jyanome 1-Go atau HARIO Sake Bottle yang digunakan untuk memanaskan atau mendinginkan sake sebelum dituang ke cangkir tamu.
Wooden Ware (Peralatan Kayu):
Masu Cup: Wadah berbentuk kotak yang terbuat dari kayu cemara Jepang, seperti YAMACOH Cypress Square Sake Cup atau EBM Hinoki Inori Masu. Material kayu Hinoki memiliki aroma alami yang akan bercampur dengan sake, memberikan profil rasa woody yang khas. Produk ini sering digunakan dalam upacara perayaan.
Retensi Suhu (Thermal Retention): Keramik tebal seperti pada Ms Japan Bizen memiliki massa termal tinggi, ideal untuk menyajikan Okan (sake hangat) karena panas tidak cepat hilang. Sebaliknya, gelas kaca tipis seperti Toyo-Sasaki memiliki transfer suhu cepat, cocok untuk minuman dingin (Reishu) agar kesegaran segera terasa di bibir.
Porositas Material: Gelas kaca dan porselen bersifat non-pori, sehingga tidak menyerap aroma atau rasa. Ini penting untuk tasting profesional. Namun, wadah kayu (Masu) bersifat porus. Penggunaan Umezawa Hinoki disengaja untuk menambahkan aroma terpene dari kayu ke dalam minuman, menciptakan kompleksitas rasa baru yang diinginkan dalam penyajian sake gaya Taruzake.
Kekerasan Permukaan (Durability): Untuk lingkungan operasional sibuk, material Full Tempered Glass atau Ion Toughened lebih disukai daripada kristal timbal (lead crystal) karena ketahanan terhadap benturan mekanis dan siklus pencucian panas.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


/6wP110770248-1.jpg)